Kamis, 18 Juli 2019

Metode Demontrasi Kecakapan ( Modelling The Way )


Metode Demontrasi Kecakapan ( Modelling The Way )
Oleh : Uju Gunawan, S.Pd. M.Pd.

Metode Modeling The Way merupakan salah satu metode mengajar yang dikembangkan oleh Mel Silberman, seorang yang memang berkompeten dibidang psikologi pendidikan. Metode ini merupakan sekumpulan dari 101 strategi pengajaran. Sebuah metode yang menitik beratkan pada kemampuan seorang siswa untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Karena siswa dituntut untuk bermain peran sesuai dengan materi yang diajarkan.
Modelling the way adalah suatu metode pembelajaran yang diciptakan untuk belajar aktif dan kreatif, dengan sistem belajar mengajar bercirikan peserta didik mendemontrasikan pembelajaran di depan kelas. Sebagaimana dikemukakan Silberman (2009 : 223) “Metode Modelling the way adalah metode yang memberi peserta didik kesempatan untuk berlatih, melalui demonstrasi, keterampilan khusus yang diajarkan di kelas”. Peserta didik diberi waktu yang relatif singkat untuk membuat skenarionya sendiri dan menentukan bagaimana mereka ingin menggambarkan kecakapan dan teknik yang baru saja dilakukan di kelas.
Metode pembelajaran Modelling the way dapat ditempuh dengan prosedur tertentu, sebagaimana dikemukakan Silberman (2009 : 223-224) sebagai berikut :
1.      Dengan mengikuti aktivitas belajar topik yang diberikan, identifikasilah beberapa situasi umum di mana siswa mungkin diminta untuk menggunakan kecakapan yang baru saja didiskusikan.
2.      Kelompokan siswa menjadi  sub-kelompok sesuai dengan jumlah keperluan peserta untuk mendemonstrasikan skenario yang diberikan. Dalam banyak hal, dua atau tiga orang diminta.
3.      Berilah sub-kelompok 10-15 menit untuk membuat skenario khusus yang menggambarkan situasi umum.
4.      Sub-sub kelompok juga akan menentukan bagaimana mereka akan mendemonstrasikan kecakapan kepada kelompok. Berilah mereka 5-7 menit untuk berlatih.
5.      Setiap sub-kelompok akan mendapat giliran menyampaikan demonstrasi untuk kelas lain. Berilah kesempatan untuk feedback setelah setiap demonstrasi.

Dari pendapat di atas, dapat dijelaskan bahwa Metode pembelajaran Modelling the Way mendidik siswa untuk belajar aktif dan kreatif melalui demontrasi untuk memberi kesempatan pada peserta didik berlatih dengan tujuan  menentukan keinginan siswa dalam menggambarkan kecakapan dan metode yang baru saja dilakukan di kelas.
Metode demonstrasi kecakapan (modelling the way) dilakukan dengan langkah-langkah sebagaimana dikemukakan Sudjana (2005 : 145) berikut ini :
1.      Sebelum kegiatan pembelajaran dimulai
         Pendidik mengarahkan peserta didik menyusun bahan belajar untuk didemonstrasikan.
         Bahan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan belajar, sumber-sumber yang tersedia program/kurikulum yang telah disusun, tujuan belajar yang akan dicapai, dan waktu kegiatan belajar yang disediakan.
         Pendidik, bersama peserta didik menyiapkan fasilitas belajar (tempat dan perlengkapan) dan alat alat bantu yang diperlukan seperti poster diagram perabot model batang hasil produksi, dan benda sebenarnya.
2.      Pada saat kegiatan pembelajaran:.
         Pendidik menjelaskan tujuan dan cara penggunaan metode  demonstrasi kecakapan (modelling the way) serta memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pembelajaran.
         Pendidik membentuk peserta didik dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah yang diperlukan.
         Pendidik meminta peserta didik mendemonstrasikan proses dan/atau hasil sesuatu sebagaimana tercantum dalam bahan belajar yang telah disusun bersama.
         Pendidik menjelaskan pada kelompok agar dapat saling memberi dan menerima pendapat secara positif.
         Pendidik membantu mereka untuk menyusun bahan belajar yang akan mereka demonstrasikan.
         Pembelajaran ditekankan pada pencapaian tujuan bersama dan pencapaian indikator hasil belajar.
         Pendidik bersama peserta didik mendiskusikan hal-hal yang timbul dalam kegiatan pembelajaran.
3.      Pada akhir kegiatan pembelajaran pendidik bersama peserta didik melakukan penilaian terhadap bahan belajar dan terhadap proses serta hasil penggunaan metode ini.
Kelebihan dan Kelemahan Metode Modeling The Way
Metode ini mempunyai kelebihan sebagai berikut:
  1. Mendidik siswa mampu menyelesaikan sendiri problema sosial yang ia jumpai.
  2. Memperkaya pengetahuan dan pengalaman siswa.
  3. Mendidik siswa berbahasa yang baik dan dapat menyalurkan pikiran serta perasaannya dengan jelas dan tepat.
  4. Mau menerima dan menghargai pendapat orang lain.
  5. Memupuk perkembangan kreativitas anak.
Sedangkan kelemahannya adalah sebagai berikut:
  1. Pemecahan problem yang disampaikan oleh siswa belum tentu cocok dengan keadaan yang ada di masyarakat.
  2. Karena waktu yang terbatas, maka kesempatan berperan secara wajar kurang terpenuhi.
  3. Rasa malu dan takut akan mengakibatkan ketidak wajaran dalam memainkan peran, sehingga hasilnya pun kurang memenuhi harapan (Sriyono dkk, 1992: 118).
Namun diantara kelemahan dan kelebihan itulah dituntut kreatifitas guru untuk mampu sesekali menyajikannya sehingga proses belajar mengajar lebih variatif dan menyenangkan sehingga pada gilirannya memberikan kontribusi positif bagi kualitas pembelajaran.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar