Guru Harus Mampu Membangkitkan
Motivasi Belajar Peserta Didik
Oleh
: Uju Gunawan, S.Pd. M.Pd.*)
Di samping
kepala sekolah, guru merupakan faktor penting yang besar pengaruhnya terhadap
berhasil tidaknya peserta didik dalam belajar. Beberapa hal yang harus dipahami
secara mendalam oleh guru dari peserta didik adalah: kemampuan, potensi, minat,
hobby, sikap, kepribadian, kebiasaan, catatan kesehatan, latar belakang
keluarga, dan kegiatannya di sekolah. Agar pendidikan berhasil menurut Mulyasa
(2005:186), harus memperhatikan perbedaan individual, maka guru perlu
memperhatikan hal-hal berikut:
(1)
mengurangi
metode ceramah,
(2)
memberikan
tugas yang berbeda bagi setiap peserta didik,
(3)
Mengelompokkan
peserta didik berdasarkan kemampuannya, serta disesuaikan dengan mata pelajaran,
(4)
harus
dimodifikasi dan diperkaya,
(5)
jangan
ragu untuk berhubungan dengan spesialis, bila ada peserta didik yang mempunyai
kelainan,
(6)
gunakan
prosedur yang bervariasi dalam membuat penilaian dan membuat pelaporan,
(7)
ingat
bahwa peserta didik tidak berkembang dalam kecepatan yang sama,
(8)
usahakan
mengembangkan situasi belajar yang memungkinkan setiap anak bekerja dengan
kemampuannya masing-masing pada tiap pelajaran,
(9)
usahakan
untuk melibatkan peserta didik dalam berbagai kegiatan.
Guru
yang berhasil mengajar berdasarkan perbedaan tersebut guru harus memahami
mereka melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut.
(1) mengobservasi
peserta didik dalam berbagai situasi, baik di kelas maupun di luar kelas.
(2) Menyediakan
waktu untuk mengadakan pertemuan dengan
peserta didiknya, sebelum, selama dan setelah sekolah.
(3) Mencatat
dan mengecek seluruh pekerjaan peserta didik, dan memberi komentar yang
konstruktif.
(4) Membuat
tugas dan latihan untuk kelompok.
(5) Memberikan
kesempatan khusus bagi peserta didik yang memiliki kemampuan yang berbeda.
Dalam
kaitannya dengan motivasi, guru harus mampu membangkitkan motivasi belajar
peserta didik, antara lain dengan memperhatikan prinsip-prinsip; peserta didik
akan bekerja keras kalau ia punya minat dan
perhatian terhadap pekerjaannya, memberikan tugas yang jelas dan dapat
dimengerti, memberikan penghargaan terhadap hasil kerja dan prestasi peserta
didik, menggunakan hadiah, dan hukuman secara efektif dan tepat guna
(Mulyasa,2005:186).
Agar
guru dapat mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar yang efektif serta
dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam peningkatan prestasi
belajar siswa, guru perlu memiliki
hal-hal berikut.
(1) Menguasai
dan memahami bahan dan hubungannnya dengan bahan lain dengan baik.
(2) Menyukai
apa yang diajarkannya dan menyukai mengajar sebagai suatu profesi.
(3) Memahami
peserta didik, pengalaman, kemampuan, dan prestasinya.
(4) Menggunakan
metoda yang bervariasi dalam mengajar.
(5) Mampu
mengeliminasi bahan-bahan yang kurang penting dan kurang berarti.
(6) Selalu
mengikuti perkembangan pengetahuan mutakhir.
(7) Proses
pembelajaran selalu dipersiapkan.
(8) Mendorong
peserta didiknya untuk memperoleh hasil yang lebih baik.
(9) Menghubungkan
pengalaman yang lalu dengan bahan yang akan diajarkan.
Karakteristik
guru yang sukses mengajar efektif dapat diidentifikasikan sebagai berikut.
(1) Respek
dan memahami dirinya, serta dapat mengontrol dirinya (emosinya stabil);
(2) Antusias
dan bergairah terhadap bahan, kelasnya, dan seluruh pengajarannya;
(3) Berbicara
dengan jelas dan komunikatif (dapat mengkomunikasikan idenya terhadap siswa;
(4) Memperhatikan
perbedaan individual siswa;
(5) Memiliki
banyak pengetahuan, inisiatif, kreatif dan banyak akal;
(6) Menghindari
sarkasme dan ejekan terhadap siswanya;
(7) Tidak
menonjolkan diri dan;
(8) Menjadi
teladan bagi siswanya.
Sejauh
ini tentu saja hal itu telah kita upayakan namun apabila masih mungkin
barangkali ada celah yang masih belum kita dayagunakan secara maksimal.
Barangkali ada peluang yang belum termanfaatkan atau justru ada kemampuan dan
kekuatan yang selama ini tersembunyi diselimuti kemalasan kita sendiri.
Yang
pasti dari segenap keberagaman motivasi belajar
serta dari perubahan-perubahan yang terjadi khususnya kurikulum dan
perangkat-perangkat pembelajaran lainnya guru mestinya mampu dan pasti bisa senantiasa
membangkitkan motivasi belajar peserta didik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar